Sidoarjo Siap Jadi Hub Wisata Jawa Timur, Branding Bandeng dan Udang Windu Diperkuat
Upaya memperkuat sektor pariwisata terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui pengembangan branding daerah berbasis potensi lokal. Komoditas bandeng dan udang windu dinilai menjadi identitas kuat yang mampu mendorong daya saing wisata Sidoarjo di tingkat nasional.
Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono, menilai Sidoarjo memiliki modal besar untuk membangun citra wisata yang khas dan mudah dikenali. Menurutnya, branding daerah menjadi elemen penting dalam menarik wisatawan sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
βBandeng dan udang windu sudah melekat dengan Sidoarjo. Ini adalah identitas daerah yang harus terus dijaga dan dikembangkan agar semakin dikenal luas,β ujar Bambang saat menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis Kementerian Pariwisata, Jumat, 15 Mei 2026.
Ia menegaskan, kekuatan branding tidak hanya berhenti pada sektor kuliner, tetapi juga harus terintegrasi dengan berbagai destinasi wisata dan ruang publik. Produk olahan berbasis bandeng maupun udang windu dinilai dapat menjadi ikon utama dalam promosi wisata daerah.
Selain itu, Bambang juga menyoroti potensi wisata pesisir yang dimiliki Sidoarjo. Kawasan pantai dinilai sangat relevan untuk dikembangkan karena memiliki keterkaitan erat dengan budidaya bandeng dan udang yang selama ini menjadi unggulan masyarakat setempat.
Menurutnya, posisi geografis Sidoarjo yang strategis menjadi keuntungan tersendiri. Berada di kawasan penyangga Kota Surabaya serta didukung akses transportasi lengkap seperti bandara, terminal, dan jalan tol, membuat Sidoarjo berpotensi menjadi pusat transit wisata di Jawa Timur.
βSidoarjo punya peluang besar menjadi daerah persinggahan wisatawan sebelum menuju destinasi lain seperti Bromo. Ini bisa mendorong pertumbuhan hotel, pusat kuliner, hingga sektor perdagangan,β jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Sidoarjo, Yudhi Irianto, mengatakan, pihaknya terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mengembangkan identitas wisata daerah.
Menurut Yudhi, pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada destinasi, tetapi juga melibatkan promosi, investasi, serta partisipasi masyarakat agar tercipta ekosistem wisata yang berkelanjutan.
βKami ingin potensi kuliner khas dan wisata pesisir menjadi kekuatan utama branding Sidoarjo agar mampu bersaing dengan daerah lain,β ujarnya.
Advertisement