Gempa di Laut Selatan Guncang Lumajang, Kulonprogo, Sukabumi hingga Banten
Rangkaian gempa bumi dengan magnitudo kecil mengguncang sejumlah wilayah di jalur laut selatan Pulau Jawa pada Rabu 18 Maret 2026 pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi di beberapa titik, mulai dari Lumajang hingga wilayah Sumur Banten.
Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, gempa pertama terjadi pada pukul 06.18 WIB dengan magnitudo 2,3. Pusat gempa berada di laut, sekitar 31 kilometer barat daya Lumajang, Jawa Timur, dengan kedalaman 37 kilometer.
Sebelumnya, gempa dengan magnitudo sama, yakni 2,3, juga terjadi pada pukul 05.48 WIB di wilayah 111 kilometer barat daya Kulonprogo dengan kedalaman 24 kilometer.
Kemudian, gempa berkekuatan magnitudo 2,5 tercatat terjadi pada pukul 05.08 WIB di 68 kilometer barat daya Sumur, wilayah Banten, dengan kedalaman 12 kilometer.
Sementara itu, gempa magnitudo 2,2 juga mengguncang wilayah 55 kilometer barat daya Sukabumi pada pukul 05.56 WIB dengan kedalaman relatif dangkal, yakni 7 kilometer.
BMKG menjelaskan bahwa seluruh gempa tersebut terjadi di jalur laut selatan Jawa yang memang dikenal aktif secara tektonik. Meski demikian, kekuatan gempa yang relatif kecil membuatnya tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat rangkaian gempa tersebut. BMKG juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Masyarakat di sekitar wilayah terdampak disarankan untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG guna mengetahui perkembangan aktivitas gempa di wilayah selatan Pulau Jawa.
Advertisement