Dahlan Iskan: Memulai Bisnis Harus Menurunkan Gengsi
Surabaya: Forum Ngaji Bareng yang dihelat Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) dan Ngopibareng.id, memasuki gelaran yang kedua.Β
Kali ini ratusan peserta berkesempatan mengikuti kajian bisnis Oleh Dahlan Iskan, owner Jawa Pos Group, di Gedung Graha Pena, Sabtu (29/7) pagi.
Diawal Dahlan sudah mengelompokan peserta menjadi dua golongan, kelompok pertama peserta yang sudah mempunyai bisnis, kedua peserta yang baru berniat memulai bisnis.
Pengelompokan ini bermaksud untuk memudahkan dalam menyampaikan dan penerimaan kajian bisnis.
Dihadapan peserta ia bercerita tentang pengalamannya didatangi pengusaha yang hendak meminjam sejumlah uang padanya.
"Kemarin ada yang datang kerumah saya untuk pinjam uang, bukan untuk modal usaha, tapi untuk bayar utang karena usahanya bermasalah, usahanya hancur karena terjerumus ke dunia judi" katanya.
Dari cerita itu, Dahlan melempar pertanyaan pada peserta. "Di mana letak kesalahan pengusaha itu?" tanyanya.
Beberapa peserta menjawab dan menceritakan bagaimana jalannya membangun atau berniat membangun usaha.
"Saya saat membangun usaha menjual mobil saya, Dan hal itu sempat mendapat penolakan oleh suami dan anak saya," kata salahsatu peserta.
Menanggapi jawaban peserta, Dahlan menekankan apa yang dikatakan peserta itu memang perlu.
"Memulai usaha perlu menurunkan gengsi," ujar mantan Menteri BUMN ini.
Lebih lanjut ia mengatakan pebisnis harus berani menunda kenyamanan.
"Jatuh bangun membangun usaha itu biasa, kalau gagal belajar lagi, kalau berhasil bersyukurlah," tandasnya.
Dari cerita yang Dahlan sampaikan diawal, ia meminta para peserta mengambil hikmah dan bisa membedakan mana fase cobaan dalam dunia bisnis san mana fase naik kelas pebisnis itu. (frd)
Advertisement