Politik Identitas
Memuat
15 Sep
8 Sep
Politik Kotor Mengancam Demokrasi dan Memicu Pembusukan Institusi Negara
Politik kotor telah berkembang menjadi pelembagaan manipulasi kekuasaan yang dapat merusak demokrasi dan institusi negara. 6 Agt
Stationary Bandit Masih Relevan, Lab45: Negara Berisiko Terjebak dalam Ekstraksi Rente Kekuasaan
Konsep ini menjelaskan bagaimana penguasa memanfaatkan institusi negara untuk mempertahankan kekuasaan sekaligus mengekstraksi keuntungan ekonomi 22 Jul
Divine Whisper Policy Dinilai Berpotensi Melemahkan Rasionalitas Kebijakan Publik
Fenomena divine whisper policy atau βkebijakan bisikan ilahiβ dinilai mulai menjadi perhatian dalam kajian tata kelola negara modern. 2 Jul
Saat Oligarki Melawan Pajak: Wealth Defense dan Ancamannya bagi Demokrasi Indonesia
Wealth Defense menjelaskan bagaimana kelompok superkaya membangun sistem perlindungan untuk mempertahankan kekayaannya dari pajak dan lainnya. 22 Jun
Cegah Otoritarianisme, Penguatan 'Limited Government' Dinilai Mendesak
Prinsip ini menegaskan bahwa kekuasaan negara wajib dibatasi hukum dan hak warga negara agar tidak menjadi absolut dan sewenang-wenang. 19 Jun
Fatsoen Politik Dinilai Jadi Penyangga Demokrasi di Era Polarisasi dan Disinformasi
Fatsoen politik atau etika kepantasan berpolitik dinilai semakin penting dalam menjaga kualitas demokrasi di tengah kecenderungan halalkan semua cara. 17 Jun
Negara Bangkrut Bukan Sekadar Kehabisan Uang, Ini Ciri-Ciri dan Cara Mencegahnya
Negara bangkrut tidak selalu berarti sebuah negara kehabisan uang seperti perusahaan yang gulung tikar dan dilikuidasi. 13 Jun
Survivorship Bias Dinilai Picu Kebutaan Struktural dalam Perumusan Kebijakan Negara
Survivorship bias menjadi salah satu tantangan serius dalam tata kelola negara modern. Bagaimana bias survivorship bisa terjadi? 16 Sep
Pagar Nusa: Diperebutkan Pemilu 2024, Warga NU Cerdas Berpolitik!
Saat ini basis massa NU yang sangat besar, diperebutkan oleh semua kandidat capres-cawapres dan juga partai politik. 7 Agt
PBNU: Jangan Biarkan Agama Saling Rebut Dominasi di Ruang Publik
Saat itu, kelompok tertentu menggunakan agama sebagai senjata untuk mendapatkan dukungan politik untuk menyerang orang lain. 25 Mei
NU dan Muhammadiyah Kompak Tepis Politik Identitas
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengajak semua pihak untuk menepis segala politik identitas di Pemilu 2024. 15 Mei
Politik Identitas, Mengapa Dirisaukan?
Politik identitas digunakan politikus kita sejak satu dekade lalu sampai kini, demi mendapat dukungan rakyat agar ia jadi penguasa. Dan, sukses. 5 Mei
6 Rumusan Surabaya Charter, Tegakkan Prinsip Reformulasi Fikih
Tema yang diangkat pada gelaran AICIS 2023 adalah Recontextualizing Fiqh for Equal Humanity and Sustainable Peace.AICIS 2023 Hasilkan Piagam Surabaya, Tolak Politik Identitas
Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) ke-22 yang digelar di UIN Sunan Ampel Surabaya menghasilkan rumusan Surabaya Charter. 5 Jan
Bahaya Kampanye di Tempat Ibadah, Gus Yahya: Awas Daya Merusak!
Kampanye di tempat-tempat ibadah sangat berbahaya. Sebab, hal itu dapat menimbulkan politik identitas. Demikian pesan Gus Yahya. 30 Nov
Waspadai Isu Agama dalam Berpolitik, Tanda-tanda Jelang Pilpres
Memasuki tahun politik, banyak aktor politik yang berpikiran sempit demi memuluskan kepentingannya. Bahkan ada yang licik... 27 Nov
Konferensi GP Ansor, Gus Yaqut: Lawan Politik Identitas
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas meminta masyarakat Indonesia untuk waspada dengan penggunaan politik identitas. 9 Nov
Memainkan Identitas Agama=Menggiring Perpecahan, Pesan Gus Yahya
Menghadapi Pemilu 2024, orang memanfaatkannya untuk kepentingan agendanya masing-masing dalam berpolitik. Agenda itu tak semata-mata meraih kekuasaan. 22 Okt