Status Gunung Semeru Turun, Pemprov Mulai Perbaiki Fasilitas Umum di Lumajang
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mulai mencicil pengerjaan sodetan untuk mengurangi dampak dari banjir lahar dingin akibat erupsi Gunung Semeru di Lumajang.
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, mengatakan, pengerjaan mulai dilakukan perlahan pasca Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menurunkan status Gunung Semeru dari level awas ke siaga III.
Ia menyebut, bahwa sodetan ini adalah keinginan warga untuk mengantisipasi agar lahar tidak sampai ke permukiman warga. Karena itu, pihaknya beserta instansi terkait sudah turun langsung meninjau dan memastikan keamanan lokasi untuk dilakukan pengerjaan.
"Pak Sekda waktu itu turun ke lapangan untuk menindaklanjuti arahan Ibu Gubernur, sebanyak 15 alat berat itu sebenarnya ready dan sudah mulai mencicil," kata Emil kepada Ngopibareng.id.
Emil mengatakan, pengerjaan tidak bisa cepat karena petugas juga berhati-hari karena kondisi alam yang masih berisiko. Bahkan, erupsi kecil beberapa kali masih terjadi.
"Karena kondisi alamnya, jadi pengerjaannya dilakukan secara bertahap on end off kira-kira gitu ya. Jadi ada berhenti di saat itu kemudian dilanjutkan. Jadi itu yang sedang diiktiarkan di lapangan saat ini," pungkasnya.
Tidak lupa, mantan Bupati Trenggalek itu mengimbau warga sekitar untuk tetap hati-hati meskipun sudah ada penurunan status Gunung Semeru. Sebab, apabila terjadi hujan deras dapat berpotensi menimbulkan aliran lahar.
Advertisement