Sekretaris Umum DPP LDII Dodi Tauchid Wijaya, Terpilih Menjadi Ketua Umum DPP LDII Periode 2026-2031
Sekretaris Umum DPP LDII, Dodi Tauchid Wijaya, terpilih menjadi Ketua Umum DPP LDII menggantikan Chriswanto Santoso. Terpilihnya Dodi untuk menahkodai LDII periode 2026 - 2031, diputuskan pada pumcak Munas X LDII di Grand Ballroom Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, yang berakhir Kamis, 9 April 2026, malam.
"Alhamdillah saya dapat mengawali dan mengakhiri tugas saya sebagai Ketua Umum DPP LDII selama lima tahun dengan baik berkat kinerja yang baik dari teman-teman selama saya menjabat," kata Chriswanto kepada ngopibareng.id, Jumat, 10 April 2026.
Sebagai manusia biasa, ia memahami ada kekurangannya, untuk itu dia pun minra maaf.
"Masih di bulan syawal saya meminta maaf atas segala kekurangan dan kesalah saya," kata Chriswanto.
Ia menyebut Ketua Umum yang baru, Dodi Tauchid Wijaya, merupakan kadeer LDII terbaik yang berangkat dari bawah.
Ketua Umum LDII terpilih, menilai Chriswanto telah memberikan warna dan etos kerja yang baik untuk pengembangan LDII.
"LDIi tetap memerlukan sosok pemimpin yang ikhlas dan penuh dedikasi seperti Pak Chris," ujar Dodi.
Sementara, Ketua LDII Kabupaten Jember, Jawa Timur, Akhmad Malik, membuat catatan khusus tentang sosok Dodi Tauchid Wijaya:
Pertama, kader yang tumbuh dari proses. Menurut H. Akhmad Malik, Dodi bukanlah sosok asing di struktur organisasi. Ia adalah kader yang meniti karier dari bawah, sehingga memahami betul dinamika yang dihadapi pengurus di tingkat DPD (Kabupaten) hingga PC dan PAC (Kecamatan/Desa).
βBeliau bukan pemimpin yang tiba-tiba muncul. Pak Dodi tumbuh dari proses kaderisasi yang panjang di LDII. Kami di Jember melihat beliau sebagai sosok yang mengerti bahasa lapangan, bukan sekadar teori di balik meja,β ujar Malik.
Kedua, ahli strategi yang adaptif. Di tengah tantangan zaman yang serba digital, Dodi dinilai memiliki kapasitas untuk membawa LDII menjadi organisasi yang lebih modern tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur kepesantrenan.
Pengalamannya dalam mengelola program-program strategis di tingkat pusat selama ini menjadi bukti nyata kemampuannya dalam mengeksekusi visi organisasi menjadi aksi yang konkret.
Ketiga, jembatan antar-generasi. Akhmad Malik menekankan, Dodi adalah figur βjembatanβ. Di satu sisi, ia sangat hormat dan patuh pada arahan para senior dan pinisepuh, namun di sisi lain, ia mampu berkomunikasi dengan sangat baik dengan generasi milenial dan Gen Z di dalam organisasi.
βLDII butuh dirigen yang bisa merangkul semua energi. Pak Dodi memiliki karakter yang inklusif dan terbuka terhadap inovasi, namun tetap memegang teguh fatsun organisasi yang diajarkan KH. Chriswanto Santoso,β tambah Malik.
Keempat, fokus pada pemberdayaan umat. Salah satu poin yang paling diapresiasi oleh DPD Jember adalah perhatian Dodi pada bidang ekonomi syariah dan kemandirian warga. Malik menilai Dodi memiliki visi yang tajam dalam memperkuat ketahanan ekonomi warga LDII melalui penguatan koperasi dan UMKM berbasis komunitas.
Bagi Akhmad Malik dan seluruh jajaran pengurus di Jember, mengusulkan Dodi Tauchid Wijaya adalah bentuk tanggungjawab untuk memastikan estafet kepemimpinan berjalan di jalur yang benar.
βKami di Jember melihat harapan besar pada Pak Dodi. Beliau memiliki integritas yang sudah teruji dan loyalitas yang tidak diragukan. Bagi kami, beliau adalah sosok yang mampu meneruskan βlegacyβ luar biasa yang ditinggalkan oleh KH. Chriswanto Santoso untuk membawa LDII semakin berkontribusi bagi bangsa,β ujar Akhmad Malik optimis.
Advertisement