Sebanyak 24 Jemaah Haji WNI Meninggal di Tanah Suci, Pemerintah Menyiapkan Badal Haji Resmi
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan menyiapkan badal haji bagi untuk WNI jemaah calon haji yang meninggal di Tanah Suci. Sementara ini sebanyak 24 jemaah haji WNI yang dilaporkan wafat di Tanah Suci.
Jumlah termasuk seorang lansia asal Jakarta, Muhammad Firdaus (72) yang baru ditemukan wafat.
“Pemerintah melalui PPIH Arab Saudi akan menyiapkan badal haji yang dilakukan oleh petugas haji bagi almarhum,” ujar Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah RI, Moh Hasan Affandi, dalam keterangan tertulis Minggu 24 Mei 2026.
Jemaah yang tergabung dalam Kloter 27 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 27) itu sebelumnya dilaporkan hilang sejak Jumat (15/5) setelah meninggalkan hotel tempatnya menginap di kawasan sektor 9 Makkah, Arab Saudi.
Firdaus pergi tanpa membawa alat komunikasi dan identitas seperti telepon seluler, kartu Nusuk, dan kartu identitas apa pun.Pencarian pun dilakukan dengan melibatkan sejumlah pihak, termasuk petugas haji dan otoritas setempat.
Hasan mengatakan, Petugas PPIH kemudian menerima laporan mengenai keberadaan jenazah tanpa identitas di salah satu rumah sakit di Makkah pada Jumat (22/5) dini hari.
Usai menerima informasi itu, Tim Perlindungan Jemaah (Linjam) PPIH Daerah Kerja Makkah bersama istri Firdaus, Nafsiah Nawan, mendatangi rumah sakit untuk melakukan identifikasi.
Setelah proses pengecekan dilakukan, Nafsiah memastikan jenazah tersebut adalah suaminya, Muhammad Firdaus Ahlan.
PPIH Arab Saudi pun menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Muhammad Firdaus.
“ Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kami segenap PPIH Arab Saudi menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum. Semoga Allah SWT selalu melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada almarhum, dan memberikan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Hasan.
Sebagai informasi, badal haji adalah pelaksanaan ibadah haji yang dilakukan oleh seseorang untuk menggantikan atau mewakili orang lain yang tidak mampu menunaikannya
Ibadah Haji 2025 , 446 Jemaah WNI Wafat
Mengutip laporan resmi Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, terdapat total 446 jemaah haji Indonesia yang wafat selama musim haji 2025/1446 H. Dari jumlah tersebut, sebanyak 434 merupakan jemaah haji reguler dan 12 orang adalah jemaah haji khusus.
Adapun beberapa hal penyebab wafatnya jemaah, di antaranya:
Faktor Usia: Lebih dari separoh (sekitar 57%) dari jemaah yang meninggal berasal dari kategori lanjut usia (lansia).
Faktor Medis: Kementerian Kesehatan mencatat penyebab dominan wafatnya jemaah adalah penyakit jantung (syok kardiogenik, gangguan jantung iskemik akut) dan sindrom gangguan pernapasan akut.Rentang Usia:
Jemaah termuda yang wafat berusia 45 tahun, sedangkan jemaah tertua yang wafat berusia hingga 94 tahun.
Advertisement