Puluhan Warga Muslim Bondowoso Aksi Damai Kecam Presiden Prabowo Bawa Indonesia Gabung BoP
Puluhan warga muslim Bondowoso menamakan Komite Umat Islam Anti Amerika dan Israel (KUMAIL) menggelar aksi unjuk rasa damai di Alun-alun RBA Ki Ronggo Bondowoso, Jumat 13 Februari 2026. Mereka mengecam keputusan Pemerintah RI bergabung organisasi Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Dalam aksinya, mereka menyatakan keputusan Pemerintah RI bergabung BoP bertentangan dengan UUD 1945'. Karena, dalam pembukaan UUD 1945 dengan tegas tertulis, Kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Dan, oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.
"Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) itu dibentuk sama dengan membiarkan Israel menindas Palestina," kata koordinator aksi unjuk rasa damai KUMAIL, Hasan Mustofa Bin Al Hadar, Jumat 13 Februari 2026.
Karena BoP atau Dewan Perdamaian, tegas dia, merupakan organisasi yang digagas dan dibentuk Presiden AS Donald Trump. Sementara, mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim yang mendukung Palestina bebas dari penjajahan Israel didukung Amerika Serikat.
"Oleh karena itu, kami mengecam keputusan Presiden RI Prabowo Subianto membawa Indonesia bergabung menjadi anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Karena, Israel masuk anggota juga dan hingga sekarang Israel masih menyerang Palestina," tegasnya.
Aksi unjuk rasa damai KUMAIL berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 18.00 WIB ini berlangsung tertib. Pengunjuk rasa mayoritas perempuan dan remaja dengan membawa sejumlah poster kecaman masuknya Indonesia sebagai anggota BoP.
Dalam aksinya, pengunjuk rasa juga sengaja menempatkan bendara Israel di aspal jalan raya dan menginjaknya. Sementara bendera Palestina dikibarkan sebagai bentuk n bendera Palestina sebagai bentuk dukungan.
Advertisement