Persis Solo Terancam Degradasi, Milo Diberi Target 6 Poin
Manajemen Persis Solo akhirnya mengambil langkah tegas setelah hasil kurang memuaskan di pekan ke-22 BRI Super League 2025/26. Bermain di Stadion Manahan, Sabtu, 21 Februari 2026, Laskar Sambernyawa hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan PSBS Biak.
Padahal, laga tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meraih tiga poin penuh. Sayangnya, tambahan satu angka justru membuat posisi Persis semakin tertekan di papan bawah.
Masih Juru Kunci, Ancaman Degradasi Nyata
Hingga pekan ke-22, Persis Solo masih bertengger di posisi ke-18 alias juru kunci klasemen. Mereka baru mengoleksi 13 poin dari dua kemenangan, tujuh hasil imbang, dan 13 kekalahan.
Situasi ini jelas mengkhawatirkan. Dengan kompetisi yang semakin mendekati fase akhir, margin kesalahan makin tipis. Jika tak segera bangkit, ancaman degradasi ke kasta bawah sangat terbuka.
Persaingan di papan bawah pun makin ketat. Tim-tim lain mulai mencuri poin penting, sementara Persis justru tertahan. Artinya, setiap laga ke depan ibarat final.
Target 6 Poin untuk Milo
Dalam keterangan resmi yang dirilis Senin, 23 Februari 2026, manajemen menyatakan telah melakukan evaluasi menyeluruh. Hasilnya, pelatih kepala Milomir Seslija diberi target enam poin dari dua pertandingan terdekat.
Dua laga krusial itu adalah:
Pekan ke-23 vs Persik Kediri (kandang) β Minggu, 1 Maret
Pekan ke-24 vs Persijap Jepara (tandang) β Kamis, 5 Maret
Artinya, manajemen menginginkan dua kemenangan beruntun. Tidak ada ruang untuk hasil imbang, apalagi kalah.
Dukungan Penuh, Evaluasi Berkala
Manajemen menegaskan akan memberikan dukungan penuh kepada staf pelatih, ofisial, dan pemain. Namun di sisi lain, evaluasi berkala tetap dilakukan dengan target poin yang jelas.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa situasi sudah dalam kondisi darurat. Klub ingin memastikan Laskar Sambernyawa tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi musim depan.
Dalam pernyataannya, manajemen juga menyampaikan permohonan maaf kepada suporter atas hasil yang belum sesuai harapan.
βManajemen memohon maaf dan memahami kekecewaan dari seluruh elemen pecinta Persis atas hasil baik yang belum kunjung datang. Tapi hingga pekan terakhir nanti, manajemen memastikan semua pihak di dalam klub untuk terus berjuang. Tanpa henti,β demikian pernyataan resmi klub.
Dua Laga Penentuan Nasib
Enam poin dalam dua laga bukan target ringan. Tapi jika gagal, jarak dengan tim di atas bisa makin melebar.
Kini pertanyaannya sederhana: mampukah Persis Solo menjawab tekanan? Atau justru semakin terbenam dalam zona degradasi?
Yang jelas, dua pertandingan ke depan akan sangat menentukan arah musim Laskar Sambernyawa. Tidak berlebihan jika menyebut ini sebagai momen hidup-mati bagi Persis Solo.
Advertisement