Pantang Anggap Remeh, Bernardo Tavares Anggap Bhayangkara FC Ancaman Berbahaya
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut Bhayangkara FC adalah musuh yang berbahaya di putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Hal ini disampaikan jelang pertemuan kedua tim pada pekan ke-22 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu, 14 Februari 2026.
Melihat perjalanan sampai pekan ke-21, Bhayangkara FC belum menunjukkan permainan yang sesuai harapan. Penampilan yang belum konsisten membuat tim masih bertahan di papan tengah klasemen sementara.
Namun demikian, kondisi tersebut bukan jadi alasan bagi Bernardo untuk meremehkan skuad berjuluk The Guardians itu. Menurutnya, Bhayangkara FC melakukan perubahan dalam komposisi pemain.
Beberapa pemain pun didatangkan seperti Moussa Sidibe dan Sho Yamamoto dari Persis Solo, Privat Mbarga dari Dewa United.
"Jadi mereka memiliki banyak pemain baru yang tidak butuh adaptasi di Indonesia. Jadi ini akan mengancam tim kami," kata Bernardo.
Berbeda dengan timnya yang mendatangkan tiga pemain asing baru pertama kali bermain di Indonesia. Sehingga masih membutuhkan waktu adaptasi agar dapat bermain maksimal. Selain itu, Persebaya juga tengah dihantam badai cidera dan beberapa pemain sakit. Sehingga, ia harus melihat siapa pemain yang siap untuk laga besok.
"Saya harap Bonek dan Bonita bisa datang ke stadion untuk memberikan tambahan energi untuk pemain kami, karena skuad tidak akan 100 persen sebab ada banyak pemain cedera dan beberapa sakit. Tapi kami harap 11 pemain dan pemain yang ada di bangku cadangan bisa memberikan yang terbaik untuk mendapat hasil baik," pungkasnya.
Advertisement