Kitab Pernikahan KH Abullah Fauzi
Penulis: Nurul Huda
Sebuah kitab berjudul Fathul Izar Fi Kaysfil Asror li Awqaatil Hirts Wa Khilqatil Abkar sempat menjadi perbincangan beberapa waktu lalu. Pasalnya kitab ini membahas sesuatu yang menarik bagi masyarakat umum. Isinya tentang permasalahan seksologi dalam Islam.
Nah tidak salah kalau kitab ini sangat cocok bagi kalangan yang baru menikah. Bahkan ada yang menyebut berjudul Fathul Izar Fi Kaysfil Asror li Awqaatil Hirts Wa Khilqatil Abkar bisa menjadi buku saku bagi pasangan suami istri. Kitab Fathul Izar merupakan pendidikan seks tingkat lanjut atau ditujukan bagi santri tingkat atas.
Selain isinya , yang menarik dari kitab tersebut adalah pengarangnya yaitu KH Abdullah Fauzi Kabupaten Pasuruan. Namun sayangnya minim sekali jejak beliau yang tertulis. Inilah yang kemudian tidak terdapat tanggal yang pasti kapan beliau lahir.
Mengutip dari kitab dari Fathul Izar, Kiai Abdullah Fauzi adalah warga Indonesia yang berasal dari Kota Pasuruan, Jawa Timur. Beliau menikah dengan putri keempat dari K.H. Abdul Hanna Maβsum (Pengasuh pondok pesantren Fathul Ulum, Kewagean, Kediri) yang bernama Ning Rifβah.
Kemudian menikah di usia 35 atau tahun 2008. Pasuruan menjadi tempat beliau sekolah dan menuntut ilmu. Kemidian melanjutkan pendidikan setingkat Aliyah tepatnya ke Pondok Pesantren Ploso, Kediri Jawa Timur. Setelah itu beliau belajar di Pondok Pesantren Fathul Ulum, Kewagean, Kediri yang pengasuhnya ialah KH. Abdul Hanna Maβsum. Ketika bewrada di Kediri ini KH. Abdullah Fauzi mengambilnya menjadi menantu. Bahkan, dijelaskan karena kitab itu pulalah KH. Abdul Hannan menikahkan beliau dengan anak keempatnya, Ning Rif'ah.
KH. Abdullah Fauzi Pasuruan terkenal orang yang suka tirakat dan sungguh-sungguh dalam menimba ilmu. Menurut pelbagai sumber KH. Abdullah Fauzi Pasuruan melakukan tirakat dengan tidak keluar rumah. Hal itu berlangsung selama 3 tahun. Baru setelah keluar dan kemudian ada satu karya kitab bermutu tinggi dan mengandung banyak manfaat tentang perkawinan yaitu kitab Fathul Izhar tersebit. Maka tidak heran kalau kitabnya menjadi pembahasan yang menarik di kalangan santri Se Nusantara dan viral merambah ke dunia media sosial.
Kitab Fathul Izar ini menekankan etika seksual yang berpijak pada nilai-nilai moral Islam. Nilai-nilai tersebut antara lain nilai kesucian, tanggung jawab, kasih sayang, dan pengendalian nafsu. Etika seksual dalam kitab ini bersifat normatif-religius yaitu memosisikan seksualitas sebagai bagian dari ibadah yang bernilai spiritual jika melakukannya sesuai syariat dan adab agama. Maka dari itu KH. Abdullah Fauzi tidak hanya memuat aspek teknis hubungan seksual, tetapi juga berkaitan dengan tujuan moral dan kesejahteraan rumah tangga.
Selain berjudul Fathul Izar Fi Kaysfil Asror li Awqaatil Hirts Wa Khilqatil Abkar. KH Abdullah Fauzi juga menulis kitab lain yakni Diwani Fauzi. Isi kitab tersebut adalah syair syair pernikahan dengan gramatikal Bahasa Arab nan Indah. Kedua kita tersebut adalah kelebihan karya Kiai Abdullah Fauzi, yang belum pernah ada dari ulama sebelumnya.
Advertisement