Ketika Gus Mus Ingin Jadi Wali
Sewaktu muda, Ahmad Mustofa Bisri berguru ngaji di Pesantren Lirboyo, Kediri. Suatu ketika, ia pulang kampung di Rembang dalam keadaan gondrong.
Rupanya, tidak ada gunting yang sanggup memotong rambut Gus Mus ini.
Sang ayah, Kiai Bisri Mustofa (almaghfurlah) tentu gusar dengan anaknya yang tidak konsentrasi pada ngaji, tetapi malah mempelajari kesaktian macam itu.
Tapi alih-alih naik darah, Kiai Bisri hanya mengambil gunting, lalu kres, kres, kres.
Kesaktian Mustofa pun berhasil ditaklukkan.
Sambil memotong rambut anaknya, Kiai Bisri mengatakan, “Bapak yang sudah lama ngaji saja, baru jadi kiai. Masak kamu baru ngaji sebentar sudah jadi wali.”
Ha? (adi)
Advertisement