Kemdiktisaintek Luncurkan PMDSU Batch IX: Beasiswa Terpadu Magister-Doktor untuk Cetak Dosen Unggul
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) resmi meluncurkan Program Beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) batch IX. Peluncuran program strategis ini dipimpin oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi, didampingi Direktur Sumber Daya Ditjen Dikti, Sri Suning Kusumawardani.
Peluncuran PMDSU batch IX dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia di perguruan tinggi, sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan dan jejaring riset nasional maupun internasional.
Tujuan Program PMDSU: Cetak Dosen Bergelar Doktor dalam 4 Tahun
PMDSU adalah program beasiswa pendidikan tinggi yang dirancang untuk mencetak dosen masa depan dengan kualifikasi doktor hanya dalam waktu empat tahun. Melalui jalur pendidikan terintegrasi magister dan doktor, PMDSU menjadi solusi percepatan regenerasi dosen berkualitas dan berdaya saing global.
Program ini mencakup berbagai rumpun ilmu strategis, mulai dari Sains dan Teknologi, Sosial Humaniora, Ilmu Penciptaan Seni Budaya, hingga Ilmu Pengkajian Budaya.
Selaras dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI
Program PMDSU batch IX juga merupakan implementasi dari Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang menjadikan pendidikan tinggi dan riset sebagai pilar utama transformasi bangsa. Dalam batch terbaru ini, PMDSU menghadirkan dua skema utama, yaitu:
PMDSU Reguler, dengan dukungan 151 promotor dari perguruan tinggi mitra.
PMDSU Joint Degree, yang melibatkan kolaborasi internasional dengan 6 promotor aktif.
27 Perguruan Tinggi Mitra Terlibat
Sebanyak 27 perguruan tinggi mitra terlibat dalam penyelenggaraan PMDSU batch IX, terdiri dari 21 perguruan tinggi mitra lama dan 6 perguruan tinggi penyelenggara baru, yaitu:
Universitas Negeri Surabaya
Universitas Jember
Universitas Jenderal Soedirman
Universitas Muhammadiyah Malang
Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Program ini menunjukkan keterlibatan luas dari perguruan tinggi di Indonesia dalam pengembangan SDM unggul di tingkat nasional maupun internasional.
Dukungan Kebijakan dan Pendanaan Riset
Kemdiktisaintek memastikan dukungan penuh terhadap keberhasilan dan keberlanjutan program ini, termasuk kebijakan afirmatif, pendanaan riset, serta fasilitas kemitraan internasional yang akan diberikan kepada peserta dan institusi penyelenggara.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi dan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, perguruan tinggi, dan mitra internasional.
Advertisement