Kemangi Adalah Tanaman Sederhana dengan Segudang Manfaat Kesehatan
Kemangi adalah salah satu daun yang di tanah air. Daun dengan aroma yang khas ini tersohor sebagai lalapan dalam berbagai hidangan. Namun sejatinya kemangi mempunyai nutrisi yang tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Kemangi merupakan salah satu rahasia kesehatan alami. Nenek moyang kita telah menjadikan kemangi obat tradisional. Tanaman bernama latin Ocimum basilicum terkenal sebagai tumbuhan beraroma khas. Kemangi tumbuh subur di berbagai kondisi tanah. Perbedaan iklim bahkan membuat karakter daunnya berubah. Kemangi yang tumbuh pada dataran sejuk cenderung memiliki daun lebih lebar dan hijau pekat. Sedangkang yang tumbuh pada daerah panas daunnya tampak lebih kecil dan pucat
Uniknya dalam proses budidayanya, kemangi tergolong cepat. Butuh waktu sekitar 50 hari sejak tanam kita sudah dapat langsung memanennya. Adapun proses memetiknya sama dengan memetik pucuk teh.
Sebagai tanaman herbal, dalam kemangi terdapat banyak komponen gizi penting. Pada daunnya terdapat betakaroten (provitamin A) dan vitamin C. Kedua kandungan nutrisi ini berperan besar dalam menjaga kesehatan mata, kulit, hingga sistem imun. Selain itu betakaroten akan membantu proses sintesis protein dan bertindak sebagai antioksidan. Sedangkan vitamin C terkenal dalam pembentukan kolagen, meningkatkan elastisitas kulit, hingga membantu penyerapan mineral.
Selain vitamin, kemangi juga menyimpan kalsium, fosfor, dan magnesium. Seperti ikita ketahui tiga mineral ini mempunyai peran dalam membangun tulang, memperkuat otot, hingga menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Selain itu keistimewaan lain dari kemangi ada pada kandungan non-gizinya. Daun ini mengandung flavonoid, eugenol, anetol, boron, arginin, dan minyak atsiri.
Flavonoid dan eugenol adalah antioksidan sekaligus antimikroba yang mampu melawan radikal bebas serta menghambat pertumbuhan bakteri, virus, hingga jamur. Sedangkan arginin membantu meningkatkan kualitas sperma. Adapun anetol dan boron mendukung kesehatan reproduksi pria dan wanita.
Pada minyak atsiri dalam kemangi ternyata mempunyai manfaat untuk menghambat pertumbuhan bakteri seperti Staphylococcus aureus, Salmonella enteritidis, hingga Escherichia coli. Tak hanya itu, kemangi juga mengandung orientin, vicenin, cineole, dan myrcene yang memberikan efek antiradang dan antibakteri.
Manfaat bagi Kesehatan
Dengan kandungannya yang kaya, kemangi mempunyai banyak manfaat bagi tubuh kita. Melansir laman poltekkes-malang.ac.id berikut adalah manfaat kemangi. Pertama, kemangi dapat meredakan demam dan masuk angin. Salah satunya adalah untuk balita. Kemangi kerap menjadi ramuan oles dengan daunnya diremas bersama bawang merah dan minyak kelapa. Setelah itu mengoleskannya pada perut dan punggung.
Kedua, kemangi dapat ,enyehatkan mata dan menyegarkan napas. Adanya vitamin A membuat kemangi membantu mengurangi infeksi mata dan kelelahan visual. Daun kemangi juga memberikan efek segar pada napas seperti daun mint. Ketiga, melancarkan ASI. Banyak ibu yang meyakini bahwa kemangi membantu memperlancar ASI sekaligus mengurangi bau badan dan bau mulut.
Keempat, kemangi bermanfaat sebagai anti-inflamasi alami. Adanya zat eugenol dan flavonoidnya membantu meredakan radang sendi, bengkak, dan menjaga kesehatan tulang. Kelima, kemangi dipercaya dapat menunda menopause karena ada kandungan triptofan. Kandungan ini dapatmembantu menunda masa menopause pada wanita. Kelima, mampu mencegah batuk. Hal ini terjadi pada masyarakat India dan Afrika. Warga di sana sering menggunakan kemangi untuk obat batuh dengan menyeduhnya menjadi teh herbal. Selain itu kemangi juga mampu mengatasi keputihan, merangsang pematangan sel telur, antiperadangan alami, menjaga kesehatan jantung, mendukung pemulihan pasien stroke, mengatasi panu hingga mengatasi sariawan dan diare. Mengunyah kemangi selama beberapa menit dapat membantu meredakan sariawan. Konsumsi rutin juga bermanfaat untuk diare dan muntah darah.
Penulis: Nurul Huda
Advertisement