Jelang Idul Adha, Banyuwangi Gencar Vaksinasi PMK dan Perketat Lalu Lintas Ternak
Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pemkab Banyuwangi berupaya memastikan ternak kurban dalam kondisi sehat dan aman dikonsumsi. Salah satu langkah yang dilakukan dengan meningkatkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Upaya yang dilakukan meliputi percepatan vaksinasi hingga pengawasan ketat lalu lintas ternak.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, drh. Nanang Sugiarto, mengatakan, Banyuwangi telah menerima total 27.000 dosis vaksin PMK.
βPada Februari kami menerima 17.000 dosis, kemudian pertengahan Maret ditambah 10.000 dosis lagi untuk memperluas cakupan vaksinasi,β jelasnya, Senin, 27 April 2026.
Dia menyebut, vaksinasi PMK terus digencarkan secara merata di seluruh Banyuwangi. Hingga akhir April, jumlah ternak yang telah divaksin diperkirakan mencapai lebih dari 19.000 ekor.
βTarget kami dari total 27 ribu dosis ini bisa tuntas pada akhir Mei,β terangnya.
Selain vaksinasi, pengawasan terhadap distribusi ternak juga diperketat, khususnya bagi pelaku usaha yang melakukan pengiriman lintas daerah. Menurutnya, Pemerintah menerapkan sistem pelaporan dan pengawasan, baik secara langsung maupun melalui aplikasi.
"Setiap ternak yang keluar maupun masuk wilayah diwajibkan memiliki status vaksinasi PMK sebagai syarat utama," tegasnya.
Langkah ini sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit antar wilayah, terutama menjelang meningkatnya permintaan hewan kurban.
Nanang menambahkan, kegiatan surveilans juga ditingkatkan untuk memastikan kesehatan hewan kurban. Pemeriksaan dilakukan bertahap mulai H-30 hingga H-14 sebelum Hari Raya Idul Adha.
βKami akan turun ke pasar hewan dan kandang penyuplai. Sekaligus dilakukan pemeriksaan, dan jika belum divaksin langsung kami vaksinasi,β katanya.
Pada H-14, petugas akan melakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk kemungkinan tindakan karantina pada kandang-kandang di jalur distribusi maupun lokasi strategis lainnya.
Dengan skema yang telah disiapkan, Pemkab Banyuwangi berharap perayaan Idul Adha dapat berjalan lancar tanpa gangguan wabah PMK.
βSemoga dengan langkah ini, pelaksanaan Idul Adha berjalan baik dan hewan kurban yang dikonsumsi masyarakat tetap aman,β ujarnya.
Advertisement