Muscab PPP Tuban Digelar, DPW Sebut Jadi Kunci Kemenangan di Jatim
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Tuban menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) X. Kegiatan tersebut digelar di kantor DPC PPP Tuban Jalan Teuku Umar, Kabupaten Tuban, Rabu 15 April 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para kader dari berbagai tingkatan, mulai dari Pengurus Anak Cabang (PAC), badan sayap partai, hingga pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Timur.
Dalam Muscab tersebut, DPC PPP Tuban menetapkan tujuh orang sebagai tim formatur yang terdiri dari unsur PAC, DPC, DPW, dan DPP.
Ketua DPW PPP Jawa Timur, Arif Winarko, mengatakan Muscab di Tuban ini merupakan Muscab yang pertama di wilayah Jawa Timur. "Tuban ini kami jadikan miqat untuk pelaksanaan muscab, sekaligus di Tuban inilah tonggak awal kemenangan PPP di Jawa Timur," jelas Arif.
Arif mengungkapkan, dalam muscab ini mekanismenya adalah menetapkan formatur, dan formatur inilah yang nantinya akan menyusun kepengurusan periode 2026-2031.
"Formatur ini kriterianya banyak, tentu salah satunya sudah berpengalaman menata PPP di Tuban, ahli dalam memimpin dan yang paling penting adalah ada kemauan dan kemampuan untuk memimpin partai politik, karena PPP butuh tangan dingin supaya target kembali ke senayan menjadi satu tujuan kita semua," imbuhnya.
Selanjutnya, setelah formatur terbentuk, mereka diberikan waktu selama 20 hari untuk menyusun kepengurusan dan selanjutnya diusulkan ke DPP.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Tuban Ach. Husam menyampaikan, bahwa dari terselenggaranya muscab ini, kedepan DPC PPP Tuban mentargetkan minimal memperoleh lima kursi DPRD di Kabupaten Tuban. "Kami targetkan dan optimis kedepan setiap dapil minimal PPP meraih satu kursi," kata Husam.
Lebih lanjut, disinggung soal kesiapannya apabila kembali dipercaya oleh tim formatur untuk menjadi Ketua DPC PPP Tuban periode 2026-2031, Husam sapanya, mengaku telah siap.
"Apapun yang diamanahkan partai kepada seorang kader, siapapun kadernya harus siap. Termasuk jika saya diamanahi itu," pungkasnya.
Advertisement