Dishub Jatim Siapkan Kantong Parkir Sekitar Ketapang Antisipasi Penumpukan Saat Nyepi
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akan mempersiapkan kantong-kantong parkir di sekitar Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, pada periode arus mudik 2026. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan yang menyebrang melalui Pelabuhan Ketapang.
Kadishub Jatim, Nyono menjelaskan, bahwa upaya ini dilakukan karena pada tanggal 19 Maret akan ada perayaan Nyepi yang bertepatan dengan momen mudik lebaran Idul Fitri.
Pada perayaan Nyepi, akan dilakukan penutupan Pelabuhan Ketapang maupun Gilimanuk. Karena itu, diprediksi akan ada penumpukan kendaraan yang terjadi.
βKami sudah memetakan seluruh kantong parkir di sekitar Ketapang, Banyuwangi, untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan. Harapannya, tidak terjadi kemacetan atau gangguan berarti saat penutupan pelabuhan berlangsung,β kata Nyono di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat 20 Februari 2026.
Untuk pengelolaan parkir, Nyono menyerahkan kepada pemilik lahan. Ia mencontohkan, apabila lahan milik BUMDes maka akan dikelola oleh BUMDes. Sedangkan untuk Terminal Sri Tanjung akan diupayakan Gratis.
βNamun jika berada di lahan milik BUMDes, tetap dikelola oleh masing-masing pengelola. Pemprov tidak memiliki kewenangan langsung dalam pengelolaan tarif parkir karena tidak memiliki wilayah administrasi darat di lokasi tersebut,β ujarnya.
Meski perayaan Nyepi akan jatuh pada 19 Maret 2026, namun Nyono menyebut puncak arus mudik akan terjadi pada 17-18 Maret. Untuk itu, pihaknya akan memulai posko mudik lebaran mulai 13 Maret 2026.
Advertisement