Corridor Gate Permudah Proses Keimigrasian Jemaah Haji Debarkasi Surabaya
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surabaya menerapkan corridor gate menyambut kepulangan jemaah haji Indonesia ke tanah air di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Dengan inovasi ini, jemaah yang tiba langsung bergerak masuk tanpa harus melakukan proses pemeriksaan keimigrasian maupun autogate.
Dengan adanya inovasi ini, jemaah yang turun dari bus bisa langsung masuk ke aula di Asrama Haji dan melintas corridor gate dengan mudah tanpa waktu lama.
βKami siapkan corridor gate di dua lokasi. Yang pertama di [Bandara] Soekarno-Hatta untuk jemaah asal Jakarta dan Lampung; serta di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, untuk jemaah asal Jawa Timur. Jadi para jemaah begitu sampai di bandara, bawa barang, bisa langsung pulang,β papar Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko melalui keterangan tertulis.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surabaya, Agus Winarto, mengatakan, corridor gate ini merupakan tranformasi layanan keimigrasian untuk mempermudah jemaah yang pulang dari Tanah Suci.
Dengan sistem ini, data keimigrasian penumpang sudah terhubung dengan sistem melalui koneksi utama, jalur cadangan berbasis satelit, serta alternatif konektivitas lain untuk mendekatkan pelayanan kepada jemaah. Sehingga, jemaah yang tiba tidak perlu melakukan pemeriksaan keimigrasian.
"Penerapan corridor gate pada layanan debarkasi haji merupakan upaya kami menghadirkan pemeriksaan keimigrasian yang lebih cepat, mudah, dan nyaman dengan tetap mengedepankan aspek keamanan. Teknologi biometrik yang digunakan memungkinkan proses pemeriksaan berlangsung lebih efisien," ujar Agus.
Sementara itu, berdasar data debarkasi lima kloter sebanyak 1.897 jemaah dan petugas haji tiba pertama di Surabaya, 1 Juni 2026.
Advertisement