Cak Kaji Tawarkan Kolaborasi Menu Timur Tengah–Nusantara yang Bikin Kangen Makkah di Jember
Pecinta kuliner Timur Tengah kini tak perlu jauh-jauh terbang ke Tanah Suci untuk menikmati cita rasa khas Arab. Cak Kaji Cafe & Resto, yang terletak di Jalan Pangandaran, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember, menawarkan sensasi nasi Arab, briyani, hingga kopi Turki dipadukan dengan menu Nusantara yang akrab di lidah masyarakat lokal.
Lily Handayani, owner Cak Kaji Cafe & Resto, mengatakan, konsep kolaborasi menu sengaja dihadirkan agar semua kalangan bisa menikmati hidangan khas Timur Tengah tanpa meninggalkan selera Indonesia.
“Iya, jadi kami itu sebenarnya basic-nya Timur Tengah. Tapi karena kita ingin supaya masyarakat Jember ini bisa masuk juga, kami siapkan menu Nusantara,” ujarnya, Selasa, 24 Februari 2026.
Ia menjelaskan, tak hanya menyajikan olahan daging kambing dan sapi khas Arab, restorannya juga menyediakan ayam kampung, ayam potong, hingga gurame. Bahkan, kombinasi nasi Arab dengan lauk gurame menjadi salah satu menu yang cukup diminati.
“Enggak cuma daging kambing dan sapi, tapi ada ayam kampung, ayam potong, kemudian gurame juga. Karena ada juga yang ingin makan nasi Arab pakai gurame. Jadi ini kombinasi menu Timur Tengah dengan menu kita, karena kita orang Indonesia,” katanya.
Berdiri sejak 2020 di masa pandemi Covid-19, Cak Kaji Cafe & Resto justru mampu bertahan dan berkembang. Lily bersyukur karena sejak hari pertama buka, pelanggan terus berdatangan dan melakukan repeat order.
“Alhamdulillah sejak buka tahun 2020 sampai sekarang repeat order sudah berkali-kali. Ada pelanggan yang sudah pesan sampai puluhan kali,” ungkapnya.
Tak hanya masyarakat umum, sejumlah instansi dan tokoh juga pernah berkunjung. Mulai dari civitas akademika Universitas Jember, tamu DPRD, hingga rombongan pejabat pusat. Bahkan, menurut Lily, beberapa waktu lalu Wakil Menteri bersama rombongan serta KH R. Kholil As'ad Syamsul Arifin, tokoh agama dari Situbondo juga sempat mampir.
Momentum Ramadan menjadi musim panen berkah tersendiri. Permintaan nasi Arab untuk buka puasa bersama meningkat signifikan dibanding bulan-bulan sebelumnya.
“Ramadan ini ada peningkatan yang sangat pesat. Orang-orang ingin berbuka puasa dengan makanan khas Arab. Banyak juga yang kirim untuk ustaz, orang tua, atau keluarga. Ada yang pesan dari Jakarta, Kalimantan, sampai Malang untuk dikirim ke keluarganya di sini,” jelasnya.
Ia menambahkan, bagi sebagian pelanggan yang pernah umrah, menikmati nasi briyani dan sajian khas Arab di Cak Kaji menjadi cara menghadirkan kembali kenangan di Makkah.
“Biasanya yang sudah pernah umrah ingin menghadirkan kembali rasa saat di Makkah, jadi mereka ke sini,” tuturnya.
Tak hanya makanan, minuman yang ditawarkan pun beragam. Mulai dari es teh, teh telang, susu kambing etawa, susu kapulaga hangat, hingga kopi Turki yang disajikan dengan gelas khas yang didatangkan langsung dari Turki.
“Kami juga sajikan kopi khas Turki dengan gelas yang kami beli langsung dari Turki. Selain itu ada juga minuman Nusantara,” katanya.
Dari sisi konsep ruangan, Cak Kaji Cafe & Resto mengusung desain unik dengan pilihan lesehan di atas kolam, tenda privat untuk tamu berhijab atau bercadar, sofa khas Arab untuk keluarga, ruang meeting, hingga area bermain anak.
“Kami siapkan tenda untuk teman-teman yang ingin lebih privat. Ada juga lesehan sofa khas Arab untuk keluarga, dan tempat bermain anak supaya orang tua bisa makan dengan tenang,” pungkasnya.
Advertisement