Bertepatan 13 Ramadan 1447 H, Umat Muslim Diimbau Salat Gerhana
Gerhana Bulan Total kali ini juga memiliki makna spiritual karena bertepatan dengan 13 Ramadan 1447 Hijriah. Kementerian Agama Republik Indonesia mengimbau umat Islam untuk melaksanakan salat gerhana (khusuf al-qamar) sebagai bentuk ibadah dan muhasabah diri.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menegaskan bahwa gerhana merupakan tanda kebesaran Allah SWT. Ia mengajak masjid, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta pemerintah daerah untuk memfasilitasi pelaksanaan salat gerhana di wilayah masing-masing.
“Gerhana bulan adalah tanda kebesaran Allah SWT. Karena itu, kami mengimbau umat Islam di wilayah yang mengalaminya untuk melaksanakan salat gerhana sebagai bentuk ibadah dan muhasabah diri,” ujarnya.
Selain salat khusuf, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak zikir, takbir, bershalawat, dan bersedekah selama berlangsungnya fenomena alam tersebut. Momentum ini diharapkan memperkuat solidaritas serta menjadi ruang doa bersama untuk keselamatan bangsa.
Jadwal Lengkap Fase Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026
BMKG membagi jadwal pengamatan berdasarkan wilayah sebagai berikut:
1.Wilayah WITA dan WIT (Indonesia Timur)
Wilayah seperti Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan dapat menyaksikan gerhana lebih awal.
Gerhana berakhir pukul 21.17 WITA atau 22.17 WIT.
2. Wilayah Tengah Indonesia (Sebagian Besar WITA dan WIB)
Wilayah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Gorontalo dapat menyaksikan gerhana hingga berakhir pukul 20.17 WIB atau 21.17 WITA.
3. Wilayah Sumatra, Banten, Jakarta, dan Jawa Barat
Wilayah ini akan menyaksikan fase puncak gerhana pada pukul 18.33 WIB, dan berakhir pada 20.17 WIB.
4. Wilayah Aceh dan Sumatra Utara
Pengamatan gerhana di wilayah ini berakhir pada 20.17 WIB.
Secara keseluruhan, durasi gerhana—dari awal hingga akhir—berlangsung sekitar 5 jam 41 menit, menjadikannya salah satu fenomena Bulan terpanjang dalam beberapa tahun terakhir.
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 bukan sekadar peristiwa astronomi, tetapi juga momen edukatif dan spiritual. Dengan fase totalitas hampir satu jam serta siaran langsung dari BMKG, fenomena ini menjadi kesempatan emas bagi pelajar, peneliti, dan masyarakat umum untuk mengamati keajaiban langit yang baru akan kembali terlihat pada 2029.
Penulis: Nurul Huda
Advertisement