Api Amuk Kampung Padat Penduduk di Situbondo, Tiga Rumah dan Rp160 Juta Hangus Terbakar
Kobaran api mengamuk di permukiman padat penduduk Kampung Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo. Peristiwa terjadi Senin 4 Mei 2026 siang ini mengakibatkan tiga rumah warga hangus terbakar hingga rusak dan rata dengan tanah.
Tiga rumah hangus terbakar itu milik Didik Sugianto, 63 tahun; Sutrisno, 62 tahun, da. Syafi'i, 62 tahun, warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih. Total kerugian materiil akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp207 juta, termasuk uang tunai senilai Rp106 juta yang ikut hangus terbakar.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono mengatakan, api membakar tiga rumah warga di Desa Sumberanyar Kecamatan Banyuputih itu pertama kali diketahui seorang warga Senin siang pukul 11.30 WIB. Warga bernama Hera, 39 tahun melihat kobaran api di atap rumah milik Didik Sugianto.
βSaat kebakaran, rumah Pak Didik keadaan kosong, karena sedang bekerja mengelas di luar dan sementara istrinya juga sedang keluar rumah. Warga bernama Hera itu berteriak minta tolong ada kebakaran rumah," kata Puriyono, Senin 4 Mei 2026.
Warga di permukiman padat penduduk itu langsung berdatangan ke lokasi kebakaran. Mereka bergotong royong memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya sembari menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Situbondo.
Namun, tiupan angin kencang membuat kobaran api membakar rumah milik Didik Sigianton cepat membesar. Akibatnya, kobaran api dengan cepat merembet membakar dua rumah lagi, milik Sutrisno dan Syafi'i.
"Kobaran api membakar tiga rumah padam, setelah dua mobil Damkar tiba di lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian pada pukul 12.45 WIB. Tidak ada korban jiwa, karena saat tiga rumah terbakar kosong penghuninya," terang Puriyono.
Hasil asesmen cepat BPBD Situbondo, ia mengungkapkan, rumah milik Didik Sugianto rusak total akibat kebakaran dengan kerugian meteriil sekitar Rp35 juta dan kehilangan uang tunai Rp160 juta yang hangus terbakar.
Rumah terbakar milik Sutrisno mengalami rusak sedang dengan kerugian ditaksir sekitar Rp8 juta. Sedangkan, rumah terbakar milik Syafi'i rusak ringan dengan kerugian sekitar Rp4juta. "Jadi, tota kerugian tiga rumah terbakar sekitar Rp207 juta," ungkapnya.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo Timbul Suryanto menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran tiga rumah warga di Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih diduga akibat korsleting listrik.
"Dugaan penyebab kebakaran akibat korsleting listrik, karena saat kejadian, tiga rumah warga tersebut dalam kondisi kosong ditinggal pemiliknya. Kita juga menemukan ada kabel listrik terbakar. Tapi, penyebab pastinya masih proses penyelidikan polisi," tambah Timbul Suryanto.
Advertisement