Kasus Keracunan MBG di Mojokerto: 411 Siswa Terdampak, 408 Pulih
Sebanyak 411 siswa dan santri menjadi korban keracunan massal program makan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.
Emil Elestianto Dardak selaku Wakil Gubernur Jatim, pasca temuan seluruh korban kemudian sesuai dengan keluhan masing-masing mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
"Dari 261 tanggal 11 naik menjadi 384 di tanggal 12, naik lagi tanggal 13 menjadi 404, lalu tanggal 14 411 gitu ya. Total berhenti di situ angkanya dari 411, semua sudah pulang. Per hari ini bertambah 74 (pulang) jadi 408. Nah, yang tiga ini bisa jadi yang kemarin tanggal 14 masuk," kata Emil saat dikonfirmasi, Kamis 15 Januari 2026.
Terkait penanganan kasus ini, Emil mengatakan, pemprov maupun Pemkab Mojokerto sudah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) yang memiliki kewenangan terkait pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Ia mengaku, sudah ada tim yang melakukan investigasi terkait dengan masalah ini. Hanya saja, Emil enggan membeberkan hasilnya karena akan disampaikan langsung oleh BGN.
Meski demikian, ia memastikan, kalau sudah ada pembekuan sementaran SPPG terkait. "Kan sudah ditangguhkan sementara dulu dalam pengoperasiannya. Tapi ini sudah diberlakukan untuk semua SPPG, di mana ada kejadian," pungkas mantan Bupati Trenggalek itu.
Dengan adanya kejadian ini, Emil berharap ke depan pelaksanaan MBG dapat berjalan lebih baik dan memastikan kejadian serupa tidak terulang lagi di Jatim.
Advertisement